Mengenal Self-Study

Pada dasarnya ada satu-satunya cara untuk memperoleh ilmu adalah belajar. Bentuk proses pembelajaran ada yang formal seperti di sekolah atau informal seperti lembaga pelatihan kerja. Nah sel-study merupakan salah satu proses pembelajaran untuk memperoleh suatu ilmu atau keahlian tertentu. Biasanya para pelaku self-study adalah orang dewasa. Tujuannya beragam dari mulai sekedar hobi hingga untuk mengembangkan karir mereka.

1. Manfaat Self-Study

Self-study memiliki banyak manfaat selain memperoleh ilmu baru. Yang pertama, dengan self-study kita melatih otak kita untuk belajar hal baru. Kemampuan otak dapat dilatih dengan “belajar” apapun metodenya. Yang kedua, self-study bisa merupakan bentuk tantangan pada diri sendiri. Para pelaku self-study biasanya tidak memiliki pengetahuan atau hanya memiliki kemampuan kecil dalam bidang tertentu. Jika mereka berhasil melakukan self-study, ada sebuah perasaan ‘berhasil’ dalam memperoleh sesuatu. Yang terakhir adalah dengan self-study kita dapat menambah kemampuan kita untuk mengembangakn kemampuan atau ilmu yang sudah kita miliki.

2. Self-Study dalam Kegiatan Sehari-Hari

Dalam kegiatan sehari-hari, sadar atau tidak kita melakukan self-study. Contohnya seperti seorang wanita yang baru menikah dimana sebelumnya tidak terlalu sering memasak, akhirnya mau tidak mau harus self-study untuk belajar memasak. Kemampuan memasak tidak didapat hanya dalam satu malam. Sama seperti kemampuan lainnya, memasak butuh latihan dan proses. Untuk menjadi seorang yang bisa memasak tidak perlu harus menempuh pendidikan sebagai koki, self-study bisa menjadi salah satu caranya.

Contoh lain dari kegiatan self-study adalah pengalaman saya sendiri. Saya memiliki komputer sejak SMP tapi belum bisa memperbaiki sendiri. Sewaktu awal kuliah saya memiliki laptop saya sendiri dan dari sini saya self-study mengenai komputer. Saya belajar hal-hal sederhana tentang perawatan dan perbaikan software tentang komputer dari awal. Tentu saja karena tidak memiliki dasar komputer, satu-satunya cara adalah trial and error yaitu mencoba dan mencoba. Tak jarang laptop saya mengalami blue screen ketika menjadi bahan eksperimen saya untuk self-study. Namun kini hasilnya saya bisa merawat dan memperbaiki komputer sendiri baik software maupun hardware.

3. Media Self-Study

Self-study memang gampang-gampang susah untuk dilakukan. Akan tetapi dengan perkembangan teknologi seperti sekarang ini, banyak media yang dapat digunakan untuk membantu kita dalam melakukan self-study. Kini kita dapat dengan mudah menemukan e-book tentang suatu ilmu. Di tambah lagi banyak orang yang memiliki blog untuk saling berbagi mengenai ilmu tertentu. Jika masih belum cukup hanya dengan membaca, kita bisa menemukan beragam tutorial di YouTube. Oleh karena itu jika kamu memiliki ketertarikan dalam suatu bidang, tak ada salahnya untuk mendalaminya sendiri dengan self-stufy.

Rate this article....!

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>